Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian

Admin June 1, 2026 at 06:03
Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian

Berdasarkan laporan, Iran pada hari Minggu secara resmi membantah kabar yang beredar mengenai pengunduran diri Presiden Masoud Pezeshkian. Pemerintah menyatakan bahwa presiden saat ini “sibuk dengan pekerjaannya seperti biasa” dan menolak tudingan bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Pemimpin Tertinggi.

Menurut data dari sejumlah media oposisi, termasuk Iran International dan laporan yang dikutip oleh beberapa outlet internasional, Pezeshkian dikabarkan mengajukan pengunduran diri dengan alasan bahwa Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengambil alih fungsi-fungsi pemerintahan dan menyingkirkan pejabat sipil dari pengambilan keputusan. Laporan-laporan tersebut juga menyebutkan ketegangan internal terkait kebijakan keamanan, tekanan ekonomi, dan persoalan suksesi kepemimpinan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa outlet pro-regim dan penasihat presiden menolak laporan oposisi tersebut, menuduhnya sebagai “gosip Mossad” dan “pabrik kebohongan” yang ditujukan untuk memecah belah stabilitas dalam negeri. Hingga laporan ini ditulis, kantor kepresidenan menegaskan Pezeshkian tetap melaksanakan tugasnya, sementara pernyataan resmi lainnya menolak adanya krisis kepemimpinan yang meluas.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah surat pengunduran diri pernah diajukan atau apakah ada perpecahan yang lebih luas di antara faksi-faksi penguasa. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua sisi dan akan menginformasikan pembaca jika ada konfirmasi lebih lanjut atau dokumen resmi yang dapat diverifikasi.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.