Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara

Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Admin July 27, 2026 at 12:05
Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Berdasarkan laporan, Tentara Sudan mengklaim telah menguasai Jalan Raya Al Sadarat yang menghubungkan ibu kota Khartoum dengan kota el-Obeid di North Kordofan. Menurut data dari beberapa media internasional, koridor sepanjang sekitar 350 km itu merupakan jalur strategis yang menjadi nadi suplai dan komunikasi antara pusat kekuasaan dan wilayah barat, serta rute utama yang selama ini diblokade oleh Rapid Support Forces (RSF). Sumber lokal menyebutkan pasukan pemerintah merebut sejumlah titik penting termasuk Bara, Jabra El Sheikh, dan Um Sayala sehingga membuka kembali yang disebut “Export Road” menuju el-Obeid. Klaim penguasaan jalan ini, jika benar, akan memudahkan tentara untuk mengirimkan logistik dan pasukan, sekaligus menghambat upaya RSF untuk merebut el-Obeid dan memperluas pengaruhnya ke wilayah barat.

Hingga laporan ini ditulis, pihak militer melaporkan adanya korban di pihak RSF dan disita peralatan militer; dua komandan Joint Force dilaporkan tewas dalam pertempuran di Bara. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah rinci korban dan tekanan operasional di lapangan. Sumber media termasuk Al Jazeera dan Dabanga melaporkan bahwa pembukaan kembali koridor ini juga berpotensi menjadi jalur kemanusiaan bagi sekitar 500.000 warga el-Obeid yang terancam kelaparan dan kekerasan.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan perkembangan di lapangan, termasuk klaim klaim tambahan dari kedua belah pihak dan dampak kemanusiaan jangka pendek akibat pergeseran front ini.

Photo by: Serhii Bondarchuk, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.