AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

UNRWA Peringatkan Lonjakan Penyakit dan Infeksi Kulit di Gaza

Admin May 22, 2026 at 19:03
UNRWA Peringatkan Lonjakan Penyakit dan Infeksi Kulit di Gaza

Berdasarkan laporan PBB yang dirilis oleh United Nations Relief and Works Agency (UNRWA), kondisi kesehatan masyarakat di Jalur Gaza mengalami kemunduran tajam terkait lonjakan penyakit menular dan infeksi kulit.

Menurut data UNRWA, lebih dari 125.000 kasus infeksi kulit yang terkait dengan tikus dan parasit telah tercatat selama lima bulan pertama 2026. Agensi menyatakan bahwa kehancuran infrastruktur akibat perang telah menyebabkan peningkatan populasi tikus dan parasit, sementara runtuhnya sistem air dan sanitasi telah mempercepat penyebaran penyakit. UNRWA juga melaporkan bahwa tim medisnya saat ini menangani sekitar 400 kasus per hari.

UNRWA memperingatkan melalui akun X bahwa “tikus dan parasit sedang meningkat” dan bahwa risiko wabah penyakit tetap meningkat jika akses terhadap air bersih, layanan kesehatan, dan sanitasi tidak segera pulih. Organisasi itu menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan dan pemulihan infrastruktur untuk mencegah krisis kesehatan yang lebih luas.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kekurangan air, makanan, dan obat-obatan telah menyebabkan kondisi higienis yang memburuk di banyak kawasan tempat pengungsian, sehingga anak-anak dan pasien rentan mudah terinfeksi. Sebuah foto yang beredar menggambarkan seorang ibu pengungsi di Gaza yang mencari perawatan untuk bayinya yang menderita infeksi kulit bakteri, yang menurut keterangan terkait kondisi sanitasi dan ketersediaan layanan medis yang terbatas.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai semua angka yang disampaikan pihak-pihak terkait. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi, data lapangan, dan informasi tambahan dari sumber lokal dan internasional.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah jumlah kasus tersebut mencakup semua wilayah Gaza atau terfokus pada titik-titik pengungsian tertentu. UNRWA dan organisasi kemanusiaan lain diperkirakan akan terus memantau situasi dan memperbarui data mereka seiring masuknya laporan dari lapangan.

Photo by: Monstera Production, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.