Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Krisis Timur Tengah: Trump Klaim Serangan ke Iran ‘Ditunda’ atas Permintaan Sekutu Teluk

Admin May 19, 2026 at 15:06
Krisis Timur Tengah: Trump Klaim Serangan ke Iran ‘Ditunda’ atas Permintaan Sekutu Teluk

Berdasarkan laporan The Guardian, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan militer yang direncanakan terhadap Iran ditunda pada Selasa setelah menerima permintaan dari pemimpin-pemimpin negara Teluk, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, agar proses negosiasi perdamaian dapat dilanjutkan.

Menurut data yang beredar, Tehran mengajukan proposal baru melalui mediator Pakistan yang mencakup pelonggaran sanksi, diakhirinya blokade maritim, serta penghentian permusuhan di Lebanon sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang antara AS-Israel dan Iran. Namun, klaim mengenai rincian proposal tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih menegaskan bahwa pasukan AS tetap dalam kondisi siaga tinggi dan siap melancarkan serangan besar-besaran jika pembicaraan gagal mencapai kesepakatan yang dianggap memadai oleh Washington, termasuk syarat bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir. Pengumuman penundaan itu memicu reaksi pasar minyak global dan komentar keras dari Teheran yang menyebut langkah tersebut sebagai kemunduran.

Sumber lokal menyebutkan bahwa meskipun gencatan senjata telah diperpanjang, serangan di selatan Lebanon oleh pasukan Israel terus menimbulkan korban dan kerusakan. Beberapa laporan menyebutkan ribuan korban jiwa di Lebanon akibat serangkaian serangan, namun angka pasti dan identitas korban masih belum jelas.

Laporan-laporan asing juga menunjukkan adanya keraguan Washington untuk memberi tekanan lebih besar kepada Israel agar menghentikan serangan terhadap Lebanon, meskipun pembicaraan diplomatik antara Lebanon dan Israel dijadwalkan dimulai kembali awal Juni.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua pihak yang terlibat telah menyetujui kerangka yang diajukan, dan negosiasi masih berlangsung intensif dengan mediasi dari negara-negara regional.

Tim redaksi masih memverifikasi kebenaran beberapa klaim dan detail yang muncul di sumber-sumber internasional. Kami akan memperbarui berita ini jika ada konfirmasi resmi atau informasi tambahan.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.