Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Trump: AS Akan Musnahkan Uranium Diperkaya Iran Dengan atau Tanpa Kesepakatan

Admin June 7, 2026 at 22:05
Trump: AS Akan Musnahkan Uranium Diperkaya Iran Dengan atau Tanpa Kesepakatan

Berdasarkan laporan wawancara yang disiarkan NBC News, Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington akan memastikan kehancuran uranium diperkaya Iran, baik jika ada kesepakatan diplomatik maupun tidak. “Kami akan mengambilnya dan menghancurkannya, apakah itu di lokasi atau kami bawa keluar,” kata Trump dalam wawancara yang disiarkan Minggu.

Menurut data dari pernyataan yang dikutip, Trump menegaskan Amerika Serikat siap bertindak “dengan mereka, atau tanpa mereka” dan memperingatkan bahwa jika tidak tercapai kesepakatan, material nuklir itu akan diambil secara militer “sangat keras”. “Kita tidak akan membiarkan orang menembak pada kita,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kerja sama dengan pihak lain akan mencegah bentrokan bersenjata.

Trump juga menyebut akan mempertahankan keberadaan pasukan AS di Timur Tengah sampai proses negosiasi selesai; ia menggambarkan penarikan dini sebagai tindakan yang “bodoh” dan menyebut angka kekuatan yang akan dipertahankan di wilayah tersebut tetap signifikan.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait rencana operasi militer dan rincian teknis penghapusan uranium tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan perundingan dan komunikasi lintas-diplomatik sedang berlangsung, namun detail teknis dan jadwal operasional belum dipublikasikan.

Berdasarkan laporan lain yang merangkum wawancara yang sama, Trump juga mengkritik kesepakatan nuklir era sebelumnya sebagai “lemah” dan mengatakan ia menuntut bahasa yang lebih ketat agar Iran tidak hanya dilarang mengembangkan tetapi juga “membeli atau memperoleh” senjata nuklir.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan terkait jumlah pasukan yang diklaim serta implikasi hukum dan diplomatik dari ancaman pengambilan uranium secara militer. Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah ada alternatif teknis non-militer yang disepakati oleh para pihak dalam pembicaraan terakhir.

Photo by: DMV Photojournalism, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.