Ledakan Terdengar di Dekat Teheran Iran Siap Berikan Balasan ‘Menghancurkan dan Menentukan’ terhadap Agresi AS Trump: AS Akan ‘Menyerang Iran Sangat Keras’ Jika Tidak Ada Kesepakatan Nuklir AS Melancarkan Serangan Baru ke Iran, Media Iran Laporkan Ledakan Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem Iran Tuding Militer AS Sengaja Serang Infrastruktur Air Sipil Vital di Selatan Bill Gates kepada panel Epstein: ‘Saya tidak pernah menjadi pelaku terhadap siapa pun’ Anggota Dewan Keamanan PBB Peringatkan Perang Meluas di Timur Tengah Saat AS Menuding Iran Meshrep: Warisan Budaya Komunal Uyghur yang Menggabungkan Musik, Tarian, dan Nilai Moral PBB Lanjutkan Evakuasi Medis Lewat Perlintasan Rafah saat Akses ke Gaza Membaik Ledakan Terdengar di Dekat Teheran Iran Siap Berikan Balasan ‘Menghancurkan dan Menentukan’ terhadap Agresi AS Trump: AS Akan ‘Menyerang Iran Sangat Keras’ Jika Tidak Ada Kesepakatan Nuklir AS Melancarkan Serangan Baru ke Iran, Media Iran Laporkan Ledakan Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem Iran Tuding Militer AS Sengaja Serang Infrastruktur Air Sipil Vital di Selatan Bill Gates kepada panel Epstein: ‘Saya tidak pernah menjadi pelaku terhadap siapa pun’ Anggota Dewan Keamanan PBB Peringatkan Perang Meluas di Timur Tengah Saat AS Menuding Iran Meshrep: Warisan Budaya Komunal Uyghur yang Menggabungkan Musik, Tarian, dan Nilai Moral PBB Lanjutkan Evakuasi Medis Lewat Perlintasan Rafah saat Akses ke Gaza Membaik

Trump: AS Akan ‘Menyerang Iran Sangat Keras’ Jika Tidak Ada Kesepakatan Nuklir

Admin June 11, 2026 at 07:04
Trump: AS Akan ‘Menyerang Iran Sangat Keras’ Jika Tidak Ada Kesepakatan Nuklir

Berdasarkan laporan Middle East Eye, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa Washington akan melanjutkan pengeboman terhadap Iran “sangat keras” jika tidak tercapai kesepakatan nuklir. “Kami akan menyerang mereka dan menyerang mereka sangat keras,” ujar Trump kepada wartawan, merujuk pada penembakan jatuhnya sebuah helikopter Apache milik Amerika oleh Iran.

Menurut data yang disampaikan Trump, AS juga telah menyita jutaan barel minyak Iran setiap malam. Klaim tentang penyitaan minyak dan ancaman serangan militer ini belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pernyataan tersebut meningkatkan ketegangan di kawasan, meskipun detail operasional dan respons dari pihak lain masih belum jelas. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai klaim-klaim yang dibuat oleh Gedung Putih.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah tindakan militer akan segera dilancarkan atau akan bergantung pada negosiasi nuklir yang sedang berjalan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang disampaikan dan akan menginformasikan pembaruan bila tersedia.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.