Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Smotrich Menolak Pembentukan Negara Palestina dan Serukan Akhiri Perjanjian Oslo

Admin June 4, 2026 at 11:03
Smotrich Menolak Pembentukan Negara Palestina dan Serukan Akhiri Perjanjian Oslo

Berdasarkan laporan Middle East Eye, pada 3 Juni 2026 Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyerukan pengakhiran Perjanjian Oslo dan menolak prospek pembentukan negara Palestina di masa depan. Menurut data yang dipublikasikan dalam cuitan terkait, Smotrich menyatakan bahwa dalam perannya di kementerian pertahanan ia “memimpin misi untuk membunuh gagasan yang mengerikan tentang membagi tanah dan menyerahkan wilayah.”

Sumber lokal menyebutkan pernyataan itu disambut baik oleh kelompok pemukim sayap kanan yang menentang adanya negara Palestina, sementara para pengamat menilai ucapan tersebut akan memperumit upaya diplomatik yang mendukung solusi dua-negara. Menurut kolom analis di Jewish Journal, beberapa pihak menekankan bahwa solusi dua-negara masih dianggap oleh sebagian kalangan sebagai satu-satunya cara untuk mempertahankan identitas Yahudi sekaligus prinsip demokrasi di Israel, sehingga pernyataan Smotrich memicu kekhawatiran di kalangan internasional.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada reaksi resmi dari pihak Palestina yang dapat dikonfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana pernyataan Smotrich akan diterjemahkan ke kebijakan praktis di lapangan, dan tim redaksi masih memverifikasi klaim dan reaksi yang beredar di media sosial serta pernyataan dari pejabat terkait. Tim redaksi masih memverifikasi apakah langkah lebih lanjut akan diambil oleh pemerintahan Israel menyusul pernyataan tersebut.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.