Serangan Israel di Dekat Rumah Sakit Tyre Mengancam Pasien Termuda
Berdasarkan laporan, Jabal Aamel Hospital di Tyre rusak parah setelah serangan Israel yang meratakan bangunan di sekitarnya, meninggalkan fasilitas medis dalam kondisi kritis dan seorang pasien anak — disebut sebagai pasien termuda — terancam keselamatannya. Menurut data yang dikumpulkan dari sumber lokal dan laporan media, serangan itu terjadi di tengah eskalasi yang lebih luas di wilayah selatan Lebanon; setidaknya sembilan orang tewas, termasuk dua paramedis dan seorang tentara. Sumber lokal menyebutkan bahwa kerusakan pada infrastruktur rumah sakit menyebabkan terputusnya pasokan listrik, gangguan pasokan oksigen, serta hambatan evakuasi pasien dan pengiriman obat-obatan.
Hingga laporan ini ditulis, staf medis dilaporkan bekerja di bawah kondisi darurat untuk merawat pasien yang masih berada di dalam bangunan, sementara keluarga pasien menuntut evakuasi aman. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap korban dan penyebab pasti kerusakan, termasuk apakah sasaran serangan adalah fasilitas sipil. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi serangan dan jumlah pasti korban berdasarkan informasi tambahan dari sumber di lapangan dan lembaga kemanusiaan.
Insiden ini terjadi saat pembicaraan gencatan senjata yang rentan berlangsung menurut pengamat internasional, dan meningkatkan kekhawatiran tentang keselamatan fasilitas medis di zona konflik. Pihak berwenang setempat mendesak bantuan darurat dan akses kemanusiaan segera untuk memastikan perawatan bagi pasien, terutama anak-anak dan pasien kritis yang kini berada di posisi paling rentan.
Photo by: Noor Aldin Alwan, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel