Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Prancis Desak Penyelidikan Pidana Usai Penganiayaan Warga Prancis di ‘Armada Keteguhan’ Pemecah Blokade Gaza

Admin May 29, 2026 at 17:04
Prancis Desak Penyelidikan Pidana Usai Penganiayaan Warga Prancis di ‘Armada Keteguhan’ Pemecah Blokade Gaza

Berdasarkan laporan media internasional pada 29 Mei 2026, pemerintah Prancis meminta pembukaan penyelidikan pidana atas dugaan pelanggaran serius yang dialami oleh warga negara Prancis yang ditahan oleh Israel setelah berpartisipasi dalam yang disebut “Armada Keteguhan” untuk memecah blokade Gaza.

Menurut data yang dilaporkan oleh beberapa media, termasuk laporan yang mengutip sumber internasional, para warga Prancis tersebut dilaporkan mengalami tindakan kekerasan, termasuk tuduhan penyiksaan dan pelecehan seksual, selama masa penahanan.

Sumber lokal menyebutkan adanya klaim mengenai perilaku kasar terhadap para peserta yang ditahan, namun rincian jumlah korban dan kondisi masing-masing masih belum jelas.

Belum dapat diverifikasi secara independen keterangan lengkap terkait tuduhan tersebut; pihak berwenang Israel belum membukakan rincian publik yang dapat mengonfirmasi atau membantah seluruh klaim yang beredar.

Hingga laporan ini ditulis, Kementerian Luar Negeri Prancis telah resmi menuntut dibukanya penyelidikan pidana dan meminta akses konsuler untuk warga negaranya. Otoritas Prancis juga meminta klarifikasi dari otoritas Israel mengenai perlakuan terhadap para tahanan.

Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut, termasuk jumlah pasti warga Prancis yang terdampak, identitas individu, dan kronologi kejadian. Informasi tambahan akan disampaikan jika konfirmasi independen tersedia.

Photo by: Alotrobo, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.