Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem

Admin June 11, 2026 at 05:05
Polisi Israel Tahan 3 Pengunjuk Rasa Ultra-Ortodoks Usai Bentrokan di Yerusalem

Berdasarkan laporan Anadolu Agency yang dikutip Middle East Monitor, polisi Israel mengatakan telah menahan tiga pengunjuk rasa Yahudi ultra-Ortodoks (Haredi) pada Rabu setelah bentrokan di bagian barat Yerusalem.

Menurut data kepolisian, demonstrasi berlangsung di beberapa lokasi termasuk sekitar penjara Russian Compound, dan merupakan protes atas penahanan beberapa pria Haredi yang ditangkap pekan lalu setelah mencoba menyerbu kediaman Wakil Ketua Mahkamah Agung Israel, Noam Solberg. Aksi itu terkait penolakan sebagian Haredi terhadap wajib militer bagi pelajar yeshiva.

Polisi menyebutkan para demonstran memblokir jalan, mengganggu lalu lintas, menyerang petugas, dan melempar berbagai benda sehingga situasi memanas dan memaksa aparat untuk membubarkan massa. Tiga orang ditahan; rincian lebih lanjut mengenai identitas atau dakwaan terhadap mereka belum diumumkan.

Sumber lokal menyebutkan suasana tegang di lokasi-lokasi unjuk rasa dan jumlah peserta bervariasi antar titik aksi.

Hingga laporan ini ditulis, polisi belum merilis keterangan rinci tentang kondisi para tahanan ataupun kemungkinan penahanan lanjutan. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim pihak kepolisian maupun pengunjuk rasa.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita jika ada perkembangan.

Photo by: Jeffry Surianto, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.