Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Penghinaan terhadap Ingatan Nakba Palestina di PBB

Admin May 19, 2026 at 22:09
Penghinaan terhadap Ingatan Nakba Palestina di PBB

Berdasarkan laporan, peringatan Nakba yang jatuh baru-baru ini kembali memicu kritik terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena dinilai gagal menghadapi akar masalah sejarah dan kolonialisme yang dialami rakyat Palestina. Menurut laporan yang beredar, pidato Presiden Majelis Umum PBB, Annalena Baerbock, pada sesi peringatan tersebut tidak menyebutkan istilah “kolonialisme” dan tidak mengakui peran PBB dalam mendukung Rencana Pemisahan 1947 yang kemudian membawa serangkaian peristiwa pengusiran dan pengungsian Palestina.

Menurut data historis, Nakba 1948 menyebabkan ratusan ribu orang Palestina mengungsi dari tanah air mereka; kondisi yang kemudian menjadi bagian penting dari ingatan kolektif Palestina. Kritik yang dilontarkan menyatakan bahwa bahkan setelah apa yang beberapa pejabat sebut sebagai “Nakba 2.0”, PBB tetap enggan mengakui adanya dimensi kolonial dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sumber lokal menyebutkan bahwa keluarga-keluarga Palestina merasakan penghinaan ketika peringatan resmi di forum internasional hanya diberi narasi yang menurut mereka netral atau mengabaikan tanggung jawab historis. Demonstrasi pro-Palestina juga terjadi di luar negeri—menurut data dan dokumentasi acara, aksi longmarch dan unjuk rasa tercatat di beberapa kota, termasuk di Toronto pada peringatan ke-78 Nakba—sebagai bentuk penolakan terhadap apa yang dianggap pemutihan sejarah.

Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang kecenderungan PBB untuk menghindari kata “kolonialisme” dalam peringatan resmi masih memicu perdebatan di kalangan aktivis, akademisi, dan diplomat. Beberapa pihak menilai sikap itu memperpanjang penderitaan rakyat Palestina karena menolak mengakui dimensi struktural dari konflik, sementara pihak lain mempertahankan bahwa bahasa diplomatik dipilih untuk menjaga konsensus internasional.

Berdasarkan laporan dan analisis para pengkritik, penggunaan ingatan kolektif Palestina dalam pidato-pidato peringatan PBB terkesan instrumental—dipakai untuk merawat legitimasi PBB tanpa benar-benar menghadapi akar masalah. Pernyataan semacam ini, menurut sumber, menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Palestina yang kehilangan anggota keluarga dan tanah.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim terkait pernyataan resmi PBB yang disengaja untuk mengabaikan aspek kolonialisme; dokumentasi pidato dan reaksi diplomatik masih dikaji. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa sumber dan pernyataan pihak terkait untuk memastikan akurasi pemberitaan sebelum publikasi berikutnya.

Photo by: Mohammed Abubakr, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.