AS Melancarkan Serangan Balasan ke Iran Usai Helikopter Apache Jatuh di Selat Hormuz
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, pada 9 Juni 2026 Pasukan Pusat AS (CENTCOM) melancarkan serangan balasan yang disebut sebagai operasi “self-defense” terhadap target-target di Iran setelah sebuah helikopter Apache milik Angkatan Darat AS jatuh di atas Selat Hormuz.
Menurut data militer AS yang dikutip media, serangan itu dilakukan sebagai respons atas insiden penembakan yang menimpa helikopter tersebut. Otoritas Iran dilaporkan membantah keterlibatan dalam insiden penembakan dan memperingatkan akan memberikan respons yang tegas terhadap setiap aksi militer AS.
Sumber lokal menyebutkan adanya ledakan dan aktivitas militer di wilayah provinsi Hormozgan, dekat lokasi insiden. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai jumlah korban jiwa maupun rincian target yang terkena serangan.
Beberapa laporan awal menyebutkan bahwa kru helikopter mengalami insiden saat operasi di Selat Hormuz, namun apakah kejadian itu akibat tembakan langsung dari pihak tertentu masih belum dapat diverifikasi secara independen. Presiden Amerika Serikat, menurut pernyataan yang beredar di media, memandang serangan balasan sebagai tindakan yang diperlukan untuk membela pasukan AS.
Belum ada keterangan resmi terperinci dari pihak Iran maupun penyelidikan internasional yang dapat mengonfirmasi seluruh klaim yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi informasi dan perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan setelah ada konfirmasi dari sumber yang dapat dipercaya.
Photo by: DMV Photojournalism, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel