Pendudukan Diduga Mencaplok Tanah Palestina di Barat Laut Nablus untuk Kepentingan Pemukim
Berdasarkan laporan, petani Palestina Jawad Ghazal menghadapi risiko penyitaan lahannya yang terletak antara Sabastia dan al-Mas’udiyya di barat laut kota Nablus untuk kepentingan pembangunan apa yang disebut sebagai taman pemukim. Menurut data yang beredar di kalangan warga setempat, langkah ini dikhawatirkan akan mengubah wajah wilayah tersebut dan memperluas kendali pemukim di kawasan yang selama ini digunakan untuk bertani oleh keluarga lokal. Sumber lokal menyebutkan bahwa penduduk khawatir proses sedemikian dapat memutus akses pertanian dan menggeser komunitas desa secara bertahap. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Israel terkait rencana tersebut, dan Belum dapat diverifikasi secara independen apakah telah dikeluarkan order resmi atau pemberitahuan hukum terhadap pemilik lahan. Menurut data pengamatan warga dan aktivis, kasus-kasus penyitaan lahan serupa di wilayah Tepi Barat kerap memicu perubahan penggunaan lahan yang menguntungkan perluasan permukiman. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut mengenai ukuran lahan, dokumen yang mendasari klaim, dan pernyataan pihak terkait, serta akan mengabarkan pembaruan setelah informasi diverifikasi.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel