Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Pendudukan Diduga Mencaplok Tanah Palestina di Barat Laut Nablus untuk Kepentingan Pemukim

Admin June 4, 2026 at 16:03
Pendudukan Diduga Mencaplok Tanah Palestina di Barat Laut Nablus untuk Kepentingan Pemukim

Berdasarkan laporan, petani Palestina Jawad Ghazal menghadapi risiko penyitaan lahannya yang terletak antara Sabastia dan al-Mas’udiyya di barat laut kota Nablus untuk kepentingan pembangunan apa yang disebut sebagai taman pemukim. Menurut data yang beredar di kalangan warga setempat, langkah ini dikhawatirkan akan mengubah wajah wilayah tersebut dan memperluas kendali pemukim di kawasan yang selama ini digunakan untuk bertani oleh keluarga lokal. Sumber lokal menyebutkan bahwa penduduk khawatir proses sedemikian dapat memutus akses pertanian dan menggeser komunitas desa secara bertahap. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Israel terkait rencana tersebut, dan Belum dapat diverifikasi secara independen apakah telah dikeluarkan order resmi atau pemberitahuan hukum terhadap pemilik lahan. Menurut data pengamatan warga dan aktivis, kasus-kasus penyitaan lahan serupa di wilayah Tepi Barat kerap memicu perubahan penggunaan lahan yang menguntungkan perluasan permukiman. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut mengenai ukuran lahan, dokumen yang mendasari klaim, dan pernyataan pihak terkait, serta akan mengabarkan pembaruan setelah informasi diverifikasi.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.