NGO Israel Peringatkan Nyawa Direktur Rumah Sakit Gaza Terancam dalam Penahanan
Berdasarkan laporan dari Physicians for Human Rights Israel, kehidupan Dr. Hussam Abu Safia, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di utara Gaza, berada dalam bahaya serius setelah berbulan-bulan ditahan oleh pihak Israel.
Menurut data yang disampaikan organisasi medis tersebut, pengacara Abu Safia, Nasser Odeh, mengunjungi kliennya di fasilitas interogasi bawah tanah Rakefet di Penjara Nitzan dan melaporkan penurunan kondisi kesehatan yang tajam “sampai pada titik bahaya nyata bagi nyawanya”. Organisasi itu meminta “pemindahan segera dari fasilitas tersebut dan kunjungan yudisial mendesak untuk menilai kondisinya — sebelum terlambat”.
Menurut data penahanan, Abu Safia disita oleh pasukan Israel pada 27 Desember 2024 saat serangan di Rumah Sakit Kamal Adwan. Ia telah ditahan berdasarkan Undang-Undang “Unlawful Combatant” yang disahkan pada 2002, yang memungkinkan penahanan tanpa batas waktu tanpa dakwaan resmi dan mencabut perlindungan yang biasanya diberikan menurut Konvensi Jenewa.
Sumber lokal menyebutkan Abu Safia menolak perintah pengungsian paksa dari rumah sakit dan memilih tetap bersama pasiennya. Ia menjadi dikenal luas melalui video seruan yang mendesak komunitas internasional menghentikan serangan terhadap fasilitas medis di Gaza.
Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai kondisi kesehatan dan perlakuan terhadap Abu Safia belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan terus memantau perkembangan atas permintaan kunjungan yudisial yang diajukan oleh organisasi kemanusiaan tersebut.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel