Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

NGO Israel Peringatkan Nyawa Direktur Rumah Sakit Gaza Terancam dalam Penahanan

Admin July 5, 2026 at 06:03
NGO Israel Peringatkan Nyawa Direktur Rumah Sakit Gaza Terancam dalam Penahanan

Berdasarkan laporan dari Physicians for Human Rights Israel, kehidupan Dr. Hussam Abu Safia, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di utara Gaza, berada dalam bahaya serius setelah berbulan-bulan ditahan oleh pihak Israel.

Menurut data yang disampaikan organisasi medis tersebut, pengacara Abu Safia, Nasser Odeh, mengunjungi kliennya di fasilitas interogasi bawah tanah Rakefet di Penjara Nitzan dan melaporkan penurunan kondisi kesehatan yang tajam “sampai pada titik bahaya nyata bagi nyawanya”. Organisasi itu meminta “pemindahan segera dari fasilitas tersebut dan kunjungan yudisial mendesak untuk menilai kondisinya — sebelum terlambat”.

Menurut data penahanan, Abu Safia disita oleh pasukan Israel pada 27 Desember 2024 saat serangan di Rumah Sakit Kamal Adwan. Ia telah ditahan berdasarkan Undang-Undang “Unlawful Combatant” yang disahkan pada 2002, yang memungkinkan penahanan tanpa batas waktu tanpa dakwaan resmi dan mencabut perlindungan yang biasanya diberikan menurut Konvensi Jenewa.

Sumber lokal menyebutkan Abu Safia menolak perintah pengungsian paksa dari rumah sakit dan memilih tetap bersama pasiennya. Ia menjadi dikenal luas melalui video seruan yang mendesak komunitas internasional menghentikan serangan terhadap fasilitas medis di Gaza.

Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai kondisi kesehatan dan perlakuan terhadap Abu Safia belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan terus memantau perkembangan atas permintaan kunjungan yudisial yang diajukan oleh organisasi kemanusiaan tersebut.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.