Netanyahu: Israel Akan Menyerang Iran Lagi ‘Jika Diperlukan’
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel siap melancarkan serangan terhadap Iran lagi “jika diperlukan” untuk mencegah ancaman terhadap keamanan nasionalnya. Pernyataan itu disampaikan selama kunjungan Netanyahu ke zona keamanan di Lebanon, di mana ia menegaskan komitmen Israel untuk mengambil tindakan preventif terhadap ancaman yang dianggap berasal dari Iran dan kelompok-kelompok sekutunya.
Menurut data yang dikutip oleh pihak berwenang Israel, upaya militer sebelumnya telah mengurangi sebagian kapasitas beberapa kelompok bersenjata di wilayah perbatasan; misalnya dilaporkan bahwa persediaan roket Hezbollah berkurang menjadi sekitar 8% dari kapasitas awal. Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel akan mempertahankan zona penyangga di sisi Lebanon sampai ancaman dinilai hilang.
Netanyahu dilaporkan mengatakan bahwa Tehran “tidak akan memiliki senjata nuklir,” dan menegaskan bahwa opsi militer tetap berada di meja jika upaya diplomasi dan tekanan internasional tidak mencegah ancaman nuklir. Sumber lokal menyebutkan bahwa perintah kepada pasukan mencakup tindakan preemptif terhadap ancaman yang teridentifikasi, dan bahwa Israel akan terus menekan jaringan yang dianggap berafiliasi dengan Iran di kawasan.
Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim mengenai kesiapan serangan lanjutan dan angka pengurangan persenjataan pihak lawan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Beberapa pernyataan berasal dari pejabat Israel dan laporan media yang mengutip sumber militer; sementara itu, Iran dan kelompok-kelompok yang disebutkan belum mengeluarkan pernyataan konfirmasi terhadap rincian tersebut.
Bentrokan dan operasi militer di kawasan juga dikaitkan dengan angka korban dalam beberapa laporan yang beredar di media internasional. Menurut satu laporan, Netanyahu menyebut puluhan ribu kombatan telah ditargetkan dalam operasi sebelumnya dan menyebut sekitar 9.000 teroris telah gugur selama kampanye yang lebih luas. Klaim ini dikutip untuk konteks retorika pemerintah Israel namun belum dapat dikonfirmasi secara independen.
Situasi diplomatik di sekitar perjanjian kerangka antara Iran dan Amerika Serikat tetap dinamis, dengan negosiasi yang dilaporkan berlanjut meski ketegangan militer meningkat. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut, termasuk respons resmi dari pihak Iran dan bukti independen terkait klaim militer yang disampaikan oleh pejabat Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim yang dikemukakan dalam pernyataan tersebut.
Photo by: Tomer Dahari, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel