Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Mesir Peringatkan Israel: Eskalasi Berbahaya di Gaza Ancaman bagi Gencatan Senjata

Admin May 30, 2026 at 20:05
Mesir Peringatkan Israel: Eskalasi Berbahaya di Gaza Ancaman bagi Gencatan Senjata

Berdasarkan laporan Reuters, Mesir memperingatkan bahwa eskalasi militer di Jalur Gaza yang semakin berbahaya mengancam runtuhnya gencatan senjata yang sedang berjalan. Peringatan ini muncul ketika upaya diplomatik sedang dilakukan untuk menyelamatkan kesepakatan yang kini berada di ambang keruntuhan.

Menurut data yang dikumpulkan dari beberapa laporan, termasuk Associated Press dan laporan yang beredar melalui media lain, ada indikasi bahwa tentara Israel meningkatkan kontrol wilayah di Gaza. Satu sumber (Global Village Space via RT) menyebutkan perintah untuk memperluas zona kendali hingga mencapai 70% wilayah Gaza, setelah sebelumnya diklaim sudah naik dari 50% ke 60%. Belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi klaim terkait perubahan peta kendali ini.

Sumber lokal menyebutkan bahwa meskipun ada gencatan senjata yang resmi diumumkan, kekerasan tetap terjadi di sekitar garis batas yang disebut “zona kuning.” Hingga laporan ini ditulis, kelompok pembocor dan beberapa tentara yang diwawancarai oleh Associated Press dan kelompok Breaking the Silence menggambarkan suasana sebagai “jungle” di mana perintah tembak untuk membunuh diterapkan terhadap siapa pun yang mendekati garis itu. Menurut data yang dikutip oleh beberapa laporan, lebih dari 900 orang dilaporkan gugur sejak dimulainya gencatan; angka korban jiwa yang lebih besar untuk Gaza juga beredar—salah satu angka yang dikutip menyebut lebih dari 72.000 korban—namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Mesir, menurut laporan, mendesak semua pihak menahan diri dan menegaskan bahwa setiap tindakan yang memperluas pendudukan atau memaksa pemindahan massal warga akan membahayakan peluang perdamaian. Sumber diplomatik menyebutkan upaya intensif dilakukan untuk mengembalikan pihak-pihak ke meja perundingan sebelum gencatan benar-benar runtuh.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah klaim di lapangan, termasuk rincian kontrol wilayah dan jumlah korban yang berbeda-beda menurut sumber. Sumber lokal menyebutkan dampak kemanusiaan yang semakin parah, dengan ribuan warga yang mengungsi dan kebutuhan mendesak akan bantuan, namun beberapa rincian tetap belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Photo by: itz.alawii, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.