Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Mesir Ajak Manfaatkan Momentum untuk Capai Kesepakatan Usai Pembatalan Serangan AS ke Iran

Admin June 12, 2026 at 13:55
Mesir Ajak Manfaatkan Momentum untuk Capai Kesepakatan Usai Pembatalan Serangan AS ke Iran

Berdasarkan laporan, Mesir menyambut pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menyatakan rencana serangan militer terhadap Iran dibatalkan, dan berharap langkah itu dapat menciptakan momentum untuk tercapainya kesepakatan komprehensif antara Washington dan Teheran.

Menurut data yang diposting di X oleh Kementerian Luar Negeri Mesir, pemerintah Mesir melihat perkembangan tersebut dengan “kepuasan besar” dan menyerukan semua pihak agar memanfaatkan kesempatan untuk menyelesaikan isu-isu yang masih menggantung melalui jalur negosiasi.

Mesir berharap “kesempatan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu yang belum terselesaikan dan mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif untuk mengakhiri perang serta memulai fase baru stabilitas regional,” bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Sebelumnya, sejumlah media internasional melaporkan bahwa Presiden AS sempat mengancam akan melakukan serangan keras, termasuk rencana merebut Pulau Kharg—pusat ekspor minyak Iran—namun ancaman tersebut kemudian dibatalkan. Hingga laporan ini ditulis, pejabat Iran belum mengonfirmasi adanya kesepakatan permanen, dan klaim-klaim mengenai kemajuan pembicaraan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa isu kunci, termasuk program nuklir Iran, keamanan maritim di Selat Hormuz, dan kondisi di Lebanon yang melibatkan Hezbollah, masih menjadi titik-titik perdebatan utama yang dapat menghambat tercapainya kesepakatan menyeluruh.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait negosiasi antara Washington dan Teheran serta implikasinya terhadap keamanan regional. Laporan ini mengacu pada pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Mesir dan liputan media internasional terkait perkembangan terbaru.

Photo by: Markus Spiske, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.