Lebih dari 13.000 Mengungsi Akibat Bentrokan Suku yang Kembali Meletus di Darfur Selatan
Berdasarkan laporan dari Dabanga Radio TV Online, lebih dari 13.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam sepekan terakhir setelah bentrokan suku kembali meletus di Darfur Selatan.
Menurut data organisasi kemanusiaan setempat, gelombang pengungsian terjadi di beberapa wilayah pedesaan, dengan pengungsi mencari perlindungan di kamp-kamp sementara, sekolah, dan rumah kerabat.
Sumber lokal menyebutkan bahwa kekerasan dipicu oleh perselisihan lama terkait tanah dan ternak yang kembali memanas setelah insiden provokatif di beberapa komunitas.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada angka resmi mengenai korban jiwa; laporan tentang korban jiwa belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih rinci termasuk kebutuhan mendesak para pengungsi, seperti makanan, air, dan layanan medis.
Organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa gelombang pengungsian dapat memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah yang sudah rentan, dan menyerukan akses kemanusiaan yang aman untuk memberikan bantuan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang disampaikan oleh pihak-pihak yang terlibat.
Berita ini pertama kali dipublikasikan oleh Dabanga Radio TV Online. Tim redaksi kami akan mengupdate laporan ini jika ada informasi tambahan.
Photo by: Speak Media Uganda, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel