AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Komisi HAM Afrika Desak Penyelidikan Lebih Lanjut atas Dugaan Penggunaan Senjata Kimia di Sudan

Admin May 11, 2026 at 22:05
Komisi HAM Afrika Desak Penyelidikan Lebih Lanjut atas Dugaan Penggunaan Senjata Kimia di Sudan

Berdasarkan laporan, Komisi Hak Asasi Manusia Afrika (African Commission on Human and Peoples’ Rights) mendesak penyelidikan lebih lanjut atas dugaan penggunaan senjata kimia di Sudan. Pernyataan itu disampaikan dalam forum tentang partisipasi LSM di Komisi tersebut dan mengutip klaim terkait serangan yang diduga melibatkan agen kimia seperti klorin.

Menurut data yang disampaikan pada forum, ada laporan insiden di beberapa lokasi konflik yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Sumber lokal menyebutkan beberapa warga gugur dan puluhan lainnya mengalami gangguan pernapasan setelah paparan yang diduga berasal dari bahan kimia beracun. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban maupun bahan yang digunakan.

Hingga laporan ini ditulis, Komisi HAM Afrika meminta akses penuh untuk melakukan investigasi forensik, pengambilan sampel dan wawancara saksi mata. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan termasuk waktu, lokasi persis, dan pihak yang diduga bertanggung jawab.

Saksi dan LSM setempat mendesak otoritas internasional untuk segera mengambil langkah investigasi yang kredibel dan transparan. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen pendukung serta kronologi serangan yang dikemukakan oleh sumber-sumber di lapangan. Laporan awal ini mengacu pada pemberitaan Dabanga Radio TV Online dan pernyataan Komisi pada forum terkait.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim yang beredar, sehingga Komisi dan organisasi kemanusiaan lain menyerukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan akuntabilitas dan perlindungan bagi warga sipil.

Photo by: Anas Jawed, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.