Houthi Yaman Ancam Israel dengan Respons “Besar dan Menyeluruh” jika Eskalasi di Lebanon Berlanjut
Berdasarkan laporan dari stasiun televisi yang dikelola Houthi, Al Masirah, seorang pemimpin senior gerakan Houthi di Yaman pada Selasa memperingatkan Israel akan respons “besar dan menyeluruh” jika pelanggaran dan eskalasi militer di Lebanon terus berlanjut. Pernyataan itu disampaikan oleh Mohammed Al-Farah, anggota biro politik Houthi, menurut siaran Al Masirah.
Menurut data yang disampaikan oleh pihak Houthi, ancaman itu muncul sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan Israel di Lebanon dan “pelanggaran” terhadap gencatan senjata rapuh. Kelompok Houthi menyatakan telah bergabung dalam konfrontasi sejak akhir Maret untuk mendukung Iran dan menanggapi serangan-serangan tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim mengenai keberpihakan atau rincian operasi militer ini.
Sumber lokal menyebutkan ada gelombang protes dan mobilisasi dukungan publik di beberapa kota Yaman, termasuk di Sanaa, menanggapi eskalasi regional. Foto-foto yang beredar menunjukkan massa berkumpul dan menggelar aksi solidaritas, namun detail jumlah peserta dan lokasi tepatnya masih belum jelas.
Hingga laporan ini ditulis, pembicaraan putaran keempat antara Beirut dan Tel Aviv yang dimediasi Amerika Serikat masih berlangsung di Washington, sementara pemerintah Lebanon menggambarkan tindakan militer Israel sebagai pelanggaran yang mematikan terhadap gencatan senjata. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim pihak-pihak yang saling bertentangan tentang siapa yang memulai insiden terbaru atau skala serangannya.
Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Houthi serta laporan-laporan terkait korban dan dampak sipil dari eskalasi militer di lapangan. Kami akan memperbarui berita ini jika ada konfirmasi resmi atau informasi tambahan yang dapat diverifikasi.
Photo by: Lara Jameson, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel