Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Menteri Halabi Tindaklanjuti Tuntutan Lulusan Universitas Idlib dan Aleppo soal Seleksi Medis Terpadu

Admin June 3, 2026 at 23:04
Menteri Halabi Tindaklanjuti Tuntutan Lulusan Universitas Idlib dan Aleppo soal Seleksi Medis Terpadu

Berdasarkan laporan, Menteri Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Suriah Marwan al-Halabi menegaskan bahwa kementerian mengikuti dengan perhatian besar apa yang disuarakan oleh mahasiswa dan lulusan Universitas Idlib serta Universitas Aleppo yang sebelumnya berstatus “bebas” mengenai prosedur pemadanan dan mekanisme penerimaan dalam sistem seleksi medis terpadu. Menurut data yang disampaikan kementerian, suara dan tuntutan para lulusan telah sampai kepada pihak berwenang dan akan dipertimbangkan dengan prinsip keadilan dan kewajaran. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa kementerian akan meninjau langkah-langkah pelaksanaan, berkoordinasi dengan lembaga terkait, dan berusaha menjamin transparansi proses penerimaan kedokteran. Hingga laporan ini ditulis, belum ada jadwal resmi baru yang diumumkan terkait perubahan mekanisme atau tanggal pendaftaran ulang. Sumber lokal menyebutkan bahwa sebagian lulusan menyambut positif pernyataan menteri, namun masih menuntut kejelasan teknis dan jaminan pelaksanaan yang nyata. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana perubahan kebijakan akan diimplementasikan dan apakah akan memenuhi semua tuntutan pengaduan. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan lanjutan dari pihak universitas dan detail teknis yang diminta oleh para lulusan.

Photo by: Its dan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.