Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Menteri Halabi Tindaklanjuti Tuntutan Lulusan Universitas Idlib dan Aleppo soal Seleksi Medis Terpadu

Admin June 3, 2026 at 23:04
Menteri Halabi Tindaklanjuti Tuntutan Lulusan Universitas Idlib dan Aleppo soal Seleksi Medis Terpadu

Berdasarkan laporan, Menteri Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Suriah Marwan al-Halabi menegaskan bahwa kementerian mengikuti dengan perhatian besar apa yang disuarakan oleh mahasiswa dan lulusan Universitas Idlib serta Universitas Aleppo yang sebelumnya berstatus “bebas” mengenai prosedur pemadanan dan mekanisme penerimaan dalam sistem seleksi medis terpadu. Menurut data yang disampaikan kementerian, suara dan tuntutan para lulusan telah sampai kepada pihak berwenang dan akan dipertimbangkan dengan prinsip keadilan dan kewajaran. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa kementerian akan meninjau langkah-langkah pelaksanaan, berkoordinasi dengan lembaga terkait, dan berusaha menjamin transparansi proses penerimaan kedokteran. Hingga laporan ini ditulis, belum ada jadwal resmi baru yang diumumkan terkait perubahan mekanisme atau tanggal pendaftaran ulang. Sumber lokal menyebutkan bahwa sebagian lulusan menyambut positif pernyataan menteri, namun masih menuntut kejelasan teknis dan jaminan pelaksanaan yang nyata. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana perubahan kebijakan akan diimplementasikan dan apakah akan memenuhi semua tuntutan pengaduan. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan lanjutan dari pihak universitas dan detail teknis yang diminta oleh para lulusan.

Photo by: Its dan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.