Seribu Hari Perang Gaza: 90% Jalur Gaza ‘Hancur’, 80% ‘Dikuasai’ Israel
Berdasarkan laporan internasional dan liputan media, genap 1.000 hari sejak 7 Oktober 2023 menandai kondisi kehancuran di Jalur Gaza. Menurut data yang beredar, sekitar 90% wilayah di jalur pantai itu dilaporkan hancur dan 80% diklaim telah dikuasai atau berada di bawah kontrol Israel. Sumber lokal menyebutkan infrastruktur publik, rumah-rumah penduduk, serta fasilitas kesehatan dan pendidikan rusak berat atau musnah.
Menurut laporan Haaretz, ketegangan politik di Israel juga memuncak: pada peringatan 1.000 hari, warga menggelar aksi protes dan vigil menuntut pembentukan komisi penyelidikan negara atas serangkaian kegagalan intelijen dan kebijakan pemerintah. Hingga laporan ini ditulis, Haaretz menyebut serangan 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan 251 sandera dibawa ke Gaza; korban dari pihak Israel dilaporkan tewas. Sumber lokal dan beberapa organisasi hak asasi juga melaporkan korban sipil Palestina dalam jumlah besar; banyak di antaranya warga Palestina yang mayoritas Muslim gugur.
Sementara itu, menurut data yang dipublikasikan The Jerusalem Post, pemerintah Israel melaporkan upaya rehabilitasi di wilayah perbatasan dengan peningkatan jumlah penduduk dan proyek pembangunan berskala besar di komunitas perbatasan. Laporan-laporan ini menunjukkan gambaran yang kontras: kehancuran luas di Gaza bersamaan dengan klaim rehabilitasi dan perluasan kontrol di sisi Israel.
Belum dapat diverifikasi secara independen keseluruhan angka kerusakan dan klaim penguasaan wilayah yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban dan persentase kerusakan dari berbagai sumber yang saling bertentangan. Hingga laporan ini ditulis, kami terus mengumpulkan data tambahan dan konfirmasi dari sumber lapangan.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel