Disabilitas di Gaza: Derita Makin Parah Seiring Perang Berkepanjangan
Berdasarkan laporan, dampak perang yang berlanjut di Jalur Gaza tidak hanya menyebabkan kehancuran infrastruktur dan korban jiwa, tetapi juga memicu lonjakan kasus disabilitas permanen di kalangan penyintas. Ribuan orang dilaporkan mengalami cacat baru akibat luka tembak, ledakan, dan amputasi yang tidak tertangani dengan baik.
Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban yang gugur sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai angka yang sangat tinggi; angka-angka tersebut mencerminkan beban tambahan bagi sistem layanan kesehatan yang sudah runtuh. Hingga laporan ini ditulis, serangan terbaru dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya empat warga Palestina gugur, termasuk seorang gadis berusia 13 tahun. Belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber lokal menyebutkan bahwa banyak fasilitas rehabilitasi, prostetik, dan layanan kesehatan khusus untuk penyandang disabilitas hancur atau tidak berfungsi karena kekurangan listrik, obat-obatan, dan tenaga ahli. Kondisi ini memperparah risiko komplikasi medis, infeksi, dan kecacatan jangka panjang di antara mereka yang selamat dari serangan.
Sumber lokal menyebutkan pula bahwa para penyandang disabilitas dan keluarga mereka menghadapi hambatan ganda: selain trauma fisik, mereka kerap mengalami pemindahan berulang kali, kehilangan alat bantu seperti kursi roda dan kruk, serta keterbatasan akses ke bantuan kemanusiaan karena masalah keamanan dan kendala logistik. Banyak yang kini tinggal di tempat penampungan sementara yang tidak ramah disabilitas.
Menurut data organisasi bantuan lapangan, kebutuhan mendesak meliputi layanan rehabilitasi darurat, penyediaan alat bantu fungsional, dukungan kesehatan mental, serta akses kemanusiaan yang aman bagi kelompok rentan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim spesifik terkait jumlah penyandang disabilitas baru dan distribusi bantuan di lapangan.
Situasi di Gaza menuntut perhatian internasional dan respons kemanusiaan yang terkoordinasi untuk mencegah krisis disabilitas yang lebih luas dan memastikan hak-hak penyintas terpenuhi. Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa laporan lapangan; kami akan terus mengikuti perkembangan dan memperbarui informasi saat konfirmasi tambahan tersedia.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel