Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Bennett: Netanyahu ‘Tak Mampu Memimpin’ karena Dikuasai Menteri Sayap Kanan

Admin July 1, 2026 at 09:05
Bennett: Netanyahu ‘Tak Mampu Memimpin’ karena Dikuasai Menteri Sayap Kanan

Berdasarkan laporan, mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menuduh pemerintahan Benjamin Netanyahu tidak mampu menjalankan pemerintahan karena dikendalikan oleh menteri-menteri sayap kanan, termasuk Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. Bennett mengemukakan hal ini dalam beberapa pernyataan publik yang dikutip media internasional.

Menurut data yang dikumpulkan dari Haaretz dan The Jerusalem Post, Bennett menyatakan dominasi menteri-menteri sayap kanan telah memaksa kebijakan agresif, seperti rencana pemukiman di wilayah Gaza dan dorongan untuk penaklukan militer penuh, yang menurutnya memperpanjang konflik dan merugikan kepentingan Israel dalam jangka panjang.

Sumber lokal menyebutkan bahwa Bezalel Smotrich secara terbuka mendorong pembentukan tiga pemukiman di utara Gaza segera setelah mendapat persetujuan, sementara Itamar Ben-Gvir memiliki pengaruh besar atas kebijakan keamanan. Bennett menilai pengaruh tersebut membuat Netanyahu kehilangan kendali politik yang efektif dan menimbulkan fragmentasi dalam pengambilan keputusan pemerintahan.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim yang diajukan Bennett mengenai tingkat kendali dan keputusan internal pemerintahan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi konteks pernyataan, dokumen, dan sumber yang dikutip terkait tuduhan pengaruh ini.

Bennett juga memperingatkan bahwa perang berkepanjangan telah mengikis kohesi nasional dan kapasitas negara untuk merumuskan strategi jangka panjang. Ia menyerukan adanya diskusi publik dan kemungkinan penyelidikan untuk menilai kegagalan kebijakan keamanan sejak 7 Oktober 2023.

Sumber laporan ini berasal dari Haaretz dan The Jerusalem Post. Belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.