Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Arab Saudi Kutuk Keras Penyerangan Terhadap Pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan

Admin June 6, 2026 at 04:07
Arab Saudi Kutuk Keras Penyerangan Terhadap Pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan

Berdasarkan laporan, Arab Saudi mengutuk dengan keras penyerangan terhadap satu pos pasukan penjaga perdamaian sementara PBB di Lebanon selatan (UNIFIL) yang terjadi pada hari Jumat. Menurut data yang beredar, serangan itu menyebabkan seorang tentara tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Sumber lokal menyebutkan serangan mengenai sebuah posisi operasi UNIFIL di wilayah selatan Lebanon, namun rincian waktu dan pelaku belum jelas. Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen identitas kebangsaan atau afiliasi korban maupun penyebab pasti insiden tersebut.

Pernyataan resmi dari Riyadh, yang dirilis hari ini, menyatakan kecaman tegas terhadap tindakan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian dan menuntut agar pelaku segera diusut serta dihadapkan pada proses hukum. Pernyataan itu juga menekankan pentingnya perlindungan personel perdamaian PBB agar operasi kemanusiaan dan stabilisasi tidak terganggu.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut, termasuk konfirmasi dari pihak PBB dan otoritas setempat mengenai jumlah korban, identitas, serta motif serangan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah insiden ini terkait dengan pihak-pihak bersenjata tertentu di lapangan.

Photo by: Nemuel Sereti, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.