Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Tanpa Obat dan Perawatan: Penulis Amal Abu Aasi Berjuang Melawan Kanker di Gaza

Admin June 7, 2026 at 16:15
Tanpa Obat dan Perawatan: Penulis Amal Abu Aasi Berjuang Melawan Kanker di Gaza

Berdasarkan laporan Al Jazeera Mubasher, penulis dan novelis Palestina Amal Abu Aasi menyatakan bahwa kondisinya memburuk karena tidak tersedianya obat-obatan dan pengobatan yang layak di Gaza. Menurut pernyataannya, ia mengidap kanker yang kian mengancam dan telah menyerukan bantuan agar dapat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kelangkaan obat dan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan di wilayah yang dilanda konflik memperparah kondisi pasien kanker, termasuk Abu Aasi. Hingga laporan ini ditulis, Amal Abu Aasi masih berada di Gaza dan terus meminta bantuan agar diizinkan keluar untuk menjalani pengobatan yang tidak tersedia di dalam wilayah tersebut.

Menurut data yang disampaikan sumber medis setempat, pasokan obat-obatan onkologi dan layanan perawatan intensif di beberapa fasilitas kesehatan Gaza mengalami gangguan berkepanjangan, namun angka dan rincian spesifik terkait ketersediaan obat belum dapat dipastikan secara menyeluruh.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah upaya evakuasi medis atau izin perjalanan untuk Abu Aasi telah dimulai. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi resmi atau bukti tambahan.

Photo by: Michelle Leman, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.