Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan
Berdasarkan laporan, aktivis asal Italia yang ambil bagian dalam flotila bantuan kemanusiaan Global Sumud menyatakan bahwa ketika kapal mereka diserang oleh pasukan Israel di Mediterania, beberapa aktivis diculik dan mengalami perlakuan yang menurut mereka memenuhi kriteria penyiksaan.
Menurut data yang disampaikan pada konferensi pers di Roma oleh Antonio La Piccirella, peserta misi Musim Semi 2026, ada dua serangan terpisah: satu di perairan antara Italia dan Yunani, dan satu lagi yang terjadi pada siang hari di wilayah lain di Mediterania. “Kali ini, tentara Israel merespons flotila jauh lebih keras,” kata La Piccirella, dikutip oleh laporan media.
Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam serangan antara Italia dan Yunani, dua anggota kelompok diculik oleh pasukan yang menaiki kapal mereka. Para aktivis juga melaporkan perlakuan yang mereka gambarkan sebagai penyiksaan serta pelecehan fisik dan psikologis selama penahanan singkat.
Berdasarkan laporan, para aktivis menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional karena menyerang misi bantuan kemanusiaan dan melakukan penculikan di perairan internasional. Hingga laporan ini ditulis, militer Israel belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuduhan penyiksaan dan penculikan itu.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang penyiksaan yang disampaikan para aktivis. Menurut data yang beredar, organisasi kemanusiaan dan beberapa pihak di Eropa telah menyatakan keprihatinan dan menyerukan penyelidikan mendalam.
Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti orang yang diculik, serta perincian kondisi mereka setelah insiden. Jika ada perkembangan baru, laporan ini akan diperbarui.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel