AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Sudan dan Ethiopia di Ambang Perang Dahsyat

Admin May 12, 2026 at 06:03
Sudan dan Ethiopia di Ambang Perang Dahsyat

Berdasarkan laporan, ketegangan antara Sudan dan Ethiopia meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir dan kedua negara kini diperkirakan berada di ambang perang dahsyat. Menurut data yang diterima redaksi, peningkatan eskalasi datang dari pihak Ethiopia, yang bergerak bersamaan dengan kemajuan tentara Sudan dan pasukan pendukungnya di garis depan melawan Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF). Sumber lokal menyebutkan RSF mengalami retakan dan kehancuran struktural, termasuk perpecahan internal dan pembelotan sejumlah pemimpin militer lapangan.

Beberapa sumber lokal menyebutkan beberapa pejuang gugur dalam bentrokan terbaru di beberapa sektor garis depan, sementara laporan lain mencatat adanya perpindahan posisi pasukan dari kedua belah pihak. Hingga laporan ini ditulis, pertempuran dan mobilisasi militer masih berlangsung di titik-titik perbatasan, meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik dan potensi krisis kemanusiaan serta pengungsian massal.

Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian yang beredar, termasuk jumlah korban dan arah operasi militer yang sebenarnya. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua belah pihak dan akan memperbarui berita ini seiring konfirmasi tambahan diterima.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.