Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Rubio: Utusan Trump Tom Barrack Akan Mundur dari Jabatan Resmi di Suriah

Admin May 30, 2026 at 18:04
Rubio: Utusan Trump Tom Barrack Akan Mundur dari Jabatan Resmi di Suriah

Berdasarkan laporan, Senator Marco Rubio menyatakan bahwa utusan Presiden Trump untuk Suriah, Tom Barrack, akan mundur dari posisinya sebagai pejabat formal di Suriah namun tetap mempertahankan peran kunci dalam mengelola kebijakan AS terkait Suriah dan Irak.

Menurut data yang beredar berjudul “Trump envoy Tom Barrack to exit formal Syria post but retain key role managing US policy in Syria and Iraq”, langkah ini dimaksudkan untuk merestrukturisasi peran Barrack sehingga ia berfokus pada pengelolaan kebijakan regional dari luar struktur jabatan formal di lapangan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa keputusan ini memicu kekhawatiran di kalangan mitra lokal tentang kelanjutan koordinasi bantuan kemanusiaan dan operasi diplomatik, karena perubahan kepemimpinan sering kali berdampak pada alur komunikasi dan dukungan di lapangan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun pernyataan publik dari pihak Tom Barrack mengenai detail perubahan peran tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah Barrack akan mempertahankan seluruh wewenang sebelumnya atau mengalami pembatasan mandat dalam kapasitas barunya. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut, termasuk sumber asal laporan dan rincian mengenai tugas yang akan dipertahankan atau diserahkan kepada pejabat lain.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.