Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Komisi Tahanan Palestina: Penyiksaan dan Pengabaian Medis di Penjara Israel Sebabkan Kecacatan Permanen

Admin June 1, 2026 at 17:04
Komisi Tahanan Palestina: Penyiksaan dan Pengabaian Medis di Penjara Israel Sebabkan Kecacatan Permanen

Berdasarkan laporan dari Director General Komisi Urusan Tahanan Otoritas Palestina di Jalur Gaza, Hassan Quneita, puluhan tahanan Palestina mengalami kecacatan permanen selama masa penahanan di penjara-penjara Israel akibat praktik penyiksaan dan pengabaian perawatan medis.

Menurut data yang disampaikan Quneita, banyak tahanan yang sudah memiliki penyakit kronis sebelum ditahan — termasuk diabetes — tidak mendapatkan pengobatan yang layak selama berada di dalam tahanan. Kondisi medis yang memburuk pada sejumlah kasus dilaporkan berujung pada amputasi, komplikasi berat, atau kecacatan permanen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa dokumentasi kasus mencakup baik mantan tahanan yang sudah dibebaskan maupun tahanan yang masih berada di dalam penjara. Foto dan rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah tahanan yang dibawa ke fasilitas medis, tetapi rincian lengkap kondisi dan jumlah korban belum dipublikasikan secara resmi.

Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang penyiksaan dan pengabaian medis tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh tim kami. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan berupaya mengonfirmasi data medis serta jumlah korban langsung dari sumber resmi dan lembaga kemanusiaan.

Komisi Urusan Tahanan Palestina adalah salah satu lembaga yang memantau kondisi tahanan Palestina dan telah menyerukan penyelidikan serta pertanggungjawaban atas pelanggaran yang dilaporkan. Pihak keluarga tahanan dan organisasi hak asasi manusia juga mendesak akses pengobatan dan pemeriksaan independen terhadap tahanan yang sakit.

Sampai ada konfirmasi lebih lanjut, pihak berwenang Israel belum memberikan komentar resmi atas pernyataan Quneita. Masyarakat internasional dan organisasi kemanusiaan diminta untuk mengawasi perkembangan dan memastikan perlindungan hak asasi tahanan.

Photo by: Afitab, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.