Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Israel dan Rusia Masuk Daftar Hitam PBB atas Kekerasan Seksual untuk Pertama Kali

Admin May 29, 2026 at 10:05
Israel dan Rusia Masuk Daftar Hitam PBB atas Kekerasan Seksual untuk Pertama Kali

Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dirilis pada 2026, untuk pertama kalinya dalam 15 tahun tinjauan tahunan, Israel dan Rusia dimasukkan ke dalam “daftar hitam” pelaku kekerasan seksual dalam zona konflik. Laporan itu juga mempertahankan pencantuman kelompok seperti Hamas.

Menurut data dari laporan tersebut, tim penyidik PBB mendokumentasikan pola penyiksaan dan kasus kekerasan seksual terhadap tahanan Palestina oleh sejumlah entitas Israel, termasuk institusi pemasyarakatan. Sumber lokal menyebutkan sejumlah korban Muslim dilaporkan gugur terkait perlakuan terhadap tahanan. Belum dapat diverifikasi secara independen berapa banyak korban dan rincian peristiwanya; tim redaksi masih memverifikasi klaim ini.

Menurut data yang sama, laporan PBB juga mencatat ratusan kasus kekerasan seksual yang dikaitkan dengan pasukan Rusia di Ukraina, termasuk terhadap tahanan perang dan warga sipil. Laporan menyebutkan dampak yang sangat serius terhadap korban non-Muslim; beberapa ratus korban dilaporkan tewas. Belum dapat diverifikasi secara independen semua tuduhan tersebut, dan tim redaksi masih memverifikasi bukti serta angka-angka yang dipublikasikan.

Hingga laporan ini ditulis, kedua negara menolak tuduhan tersebut. Israel menyatakan akan membekukan hubungan dengan kantor Sekretaris Jenderal PBB dan menuduh keputusan itu bermotif politik; pejabat Israel menyebut temuan itu sebagai fitnah yang tidak berdasar. Rusia juga menolak semua tuduhan dan menilai laporan tersebut bias.

Sumber lokal menyebutkan kondisi tahanan di beberapa fasilitas tetap menjadi perhatian para penyidik PBB, namun detail kronologi dan bukti forensik masih dikaji oleh panel independen. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim, dan tim redaksi masih memverifikasi dokumen serta pernyataan pihak-pihak terkait sebelum dapat menyajikan rincian tambahan kepada pembaca.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.