Menteri Israel Itamar Ben-Gvir: ‘All of Lebanon must burn’
Berdasarkan laporan, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyatakan ‘All of Lebanon must burn’ dalam unggahan di media sosial setelah tewasnya empat tentara Israel di selatan Lebanon. Menurut data, keempat tentara itu tewas ketika sebuah objek mencurigakan mengenai tank mereka dekat desa Tebnit; insiden masih dalam penyelidikan.
Dalam unggahannya, Ben-Gvir menulis bahwa ‘untuk setiap air mata seorang ibu Israel, seribu ibu Lebanon harus menangis’ dan menekankan bahwa Israel harus bersikap tegas demi keamanan warganya. Ia juga mengatakan telah mendorong Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk meninggalkan strategi militer yang dianggapnya ‘terukur’ dan memilih respons yang jauh lebih keras terhadap apa yang disebutnya sebagai terorisme.
Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan balasan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di wilayah selatan Lebanon dilaporkan menewaskan puluhan orang, dengan angka awal yang disampaikan media asing mencapai sekitar 18 korban. Hingga laporan ini ditulis, klaim jumlah korban dan rincian insiden tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Reaksi regional muncul cepat; Menteri Luar Negeri Iran menuduh kepemimpinan Israel sebagai ‘ancaman bagi seluruh umat manusia’, menurut laporan. Langkah-langkah diplomatik dan keamanan di kawasan tetap memanas dan berisiko eskalasi lebih lanjut.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah korban di pihak Lebanon adalah pejuang tertentu atau warga sipil. Tim redaksi masih memverifikasi semua klaim, kutipan, dan angka korban yang beredar dari berbagai sumber, termasuk pernyataan resmi Israel, laporan media regional, dan sumber lokal di lapangan.
Photo by: Ahmed akacha, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel