Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Anak Negosiator Hamas Khalil al-Hayya Gugur dalam Serangan Udara Israel di Gaza

Admin May 8, 2026 at 15:03
Anak Negosiator Hamas Khalil al-Hayya Gugur dalam Serangan Udara Israel di Gaza

Berdasarkan laporan, sebuah serangan udara Israel di Kota Gaza pada 7 Mei 2026 membuat Azzam al-Hayya, anak dari penegosiasi utama Hamas Khalil al-Hayya, gugur. Menurut data yang disampaikan beberapa media internasional dan pernyataan Hamas, Azzam, yang berusia 32 tahun, menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan yang berlangsung pada hari itu.

Menurut data, serangan pada hari yang sama dilaporkan menyebabkan gugurnya lima warga Palestina, termasuk seorang kolonel polisi senior. Hamas mengecam insiden tersebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada Oktober 2025 dan menuduh Israel menargetkan keluarga pejabat untuk memaksakan konsesi dalam negosiasi.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pembicaraan mediasi di Kairo antara Hamas, pihak pemberi mediasi, dan perwakilan internasional mengalami kebuntuan, terutama terkait tuntutan pelucutan senjata dari pihak Hamas sebagai prasyarat. Hingga laporan ini ditulis, negosiasi dikabarkan masih terhenti dan opsi militer penuh kembali dibahas di kalangan pejabat keamanan Israel.

Hingga laporan ini ditulis, situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Menurut data yang beredar, lebih dari 840 korban jiwa telah tercatat sejak penandatanganan gencatan senjata pada Oktober 2025, sementara kelangkaan obat, kerusakan infrastruktur, dan krisis air bersih semakin memperparah kondisi warga sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang dibuat oleh pihak-pihak terkait, termasuk rincian korban dan motif serangan. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap peristiwa dan keterangan resmi dari pihak Israel dan mediator internasional.

Sumber lokal dan pernyataan resmi dari Hamas menjadi rujukan awal atas informasi ini, namun perkembangan lebih lanjut diharapkan dari konfirmasi pihak berwenang dan laporan lapangan independen.

Photo by: Abdallah Egbareia, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.