Pasukan Israel Menggerebek Pusat Pelatihan UNRWA di Utara Yerusalem Timur, Menahan Staf Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Pasukan Israel Menggerebek Pusat Pelatihan UNRWA di Utara Yerusalem Timur, Menahan Staf Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa

WHO Peringatkan Negara Agar Tak Berlakukan Pembatasan Perjalanan Saat Wabah Ebola

Admin May 31, 2026 at 11:04
WHO Peringatkan Negara Agar Tak Berlakukan Pembatasan Perjalanan Saat Wabah Ebola

Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan negara-negara agar tidak memberlakukan pembatasan perjalanan yang berlebihan akibat wabah Ebola di timur Republik Demokratik Kongo. Menurut data WHO dan organisasi kemanusiaan, wabah ini disebabkan oleh strain Bundibugyo yang jarang terjadi dan belum memiliki vaksin atau pengobatan yang disetujui. Hingga laporan ini ditulis, tercatat lebih dari 900 kasus tersangka dan lebih dari 200 kematian di wilayah yang terdampak; angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa penutupan perbatasan sementara dan larangan perjalanan oleh beberapa negara justru menghambat pengiriman bantuan dan mengurangi transparansi, serta mendorong masyarakat untuk menyembunyikan kasus. Tedros menegaskan pembatasan semacam itu dapat menghalangi respons medis dan memperburuk penyebaran, sementara organisasi kemanusiaan melaporkan tantangan logistik dan penolakan terhadap protokol penguburan medis. Tim redaksi masih memverifikasi laporan mengenai serangan milisi terhadap fasilitas kesehatan dan rincian jumlah korban, dan WHO mendesak fokus pada penguatan sistem kesehatan, pengiriman tenaga medis, serta upaya membangun kepercayaan komunitas untuk menahan wabah ini.

Photo by: Tima Miroshnichenko, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.