Trump: Siap lakukan aksi militer jika pembicaraan dengan Iran gagal, kata laporan
Berdasarkan laporan yang mengutip wawancara dengan Axios, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin bahwa Washington sedang melakukan “pembicaraan yang sangat mendalam” dengan Iran namun memperingatkan bahwa ia siap mengambil “aksi militer yang kuat” jika upaya diplomasi itu gagal.
Menurut data yang disampaikan dalam wawancara tersebut, Trump menegaskan ada tekanan waktu dan mengatakan: “Not much time. Either it goes fast or not at all,” ketika ditanya berapa lama ia bersedia memberi waktu bagi pembicaraan.
Beberapa laporan lain menyebutkan bahwa negosiasi itu dimediasi oleh sejumlah negara regional, termasuk Oman, Qatar, Mesir, dan Pakistan, dengan tujuan mencari kesepakatan sementara yang dapat menjamin keselamatan pelayaran komersial di Selat Hormuz sebelum isu nuklir menjadi fokus pembicaraan lebih lanjut.
Sumber lokal menyebutkan pihak Iran dan mediator melaporkan pembicaraan produktif mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. Hingga laporan ini ditulis, kedua belah pihak dilaporkan tetap melakukan pembicaraan, sementara Washington menyatakan kesiapan untuk kembali menggunakan kekuatan militer jika tidak ada kemajuan cepat.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua rincian yang beredar mengenai isi perundingan dan kesepakatan sementara yang dimaksud. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim tambahan dan sumber-sumber terkait yang muncul di beberapa laporan.
Tim redaksi akan mengabarkan perkembangan lebih lanjut setelah menerima konfirmasi dari sumber resmi dan bukti pendukung yang dapat diverifikasi.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel