Trump: Kesepakatan Damai dengan Iran Bisa Ditandatangani Minggu, Selat Hormuz Akan Dibuka Segera
Berdasarkan laporan, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa sebuah kesepakatan damai dengan Iran dapat ditandatangani pada hari Minggu, dan selat Hormuz akan dibuka untuk pelayaran internasional tak lama setelahnya. Trump menyampaikan pernyataan itu lewat unggahan di platform Truth Social, yang menyebutkan bahwa kesepakatan akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan melibatkan penanganan bahan nuklir Iran.
Menurut data dari perantara yang terlibat dalam pembicaraan, penandatanganan elektronik mungkin dapat dilakukan dalam waktu 24 jam hingga beberapa hari, sementara beberapa pihak menyebutkan adanya rencana untuk mengeluarkan dan menghancurkan uranium yang diperkaya milik Iran dan pelonggaran sebagian sanksi serta pembekuan aset. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim bahwa Iran ‘tidak lagi menginginkan Senjata Nuklir’ dan pernyataan Trump bahwa Iran ‘nor will they have one’.
Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Iran menyatakan kehati-hatian terhadap jadwal yang ditetapkan oleh pihak AS, dengan diplomasi Iran memperingatkan bahwa proses formal mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Sumber lokal menyebutkan pejabat Pakistan dan beberapa mediator menyatakan optimisme bahwa kesepakatan imminen, tetapi rincian teknis dan jaminan pengawasan masih dibahas.
Trump juga memperingatkan dalam unggahannya bahwa ia ‘mempertahankan opsi terakhir’ atau ‘ultimate alternative’ jika Tehran menolak menandatangani perjanjian. Pernyataan tersebut dianggap ancaman terselubung oleh beberapa pengamat; klaim mengenai langkah militer atau alternatif lainnya belum dapat diverifikasi secara independen.
Beberapa analis dan pejabat Eropa menyambut baik potensi penurunan ketegangan dan pembukaan kembali jalur pelayaran di Hormuz, yang penting bagi pasokan energi global. Namun, kritikus mengatakan perjanjian cepat berisiko mengabaikan rincian kunci soal verifikasi program nuklir dan program rudal Iran.
Sampai sekarang belum ada teks akhir perjanjian yang dipublikasikan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim pihak-pihak yang terlibat dan menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah terkait sebelum menerbitkan dokumen atau rincian tambahan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah jadwal yang diumumkan akan dipatuhi atau berubah dalam 24–48 jam ke depan.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel