Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Trump: AS Ingin Bantu Kuba, Buka Akses untuk Cuban Americans

Admin May 22, 2026 at 00:04
Trump: AS Ingin Bantu Kuba, Buka Akses untuk Cuban Americans

Berdasarkan laporan Associated Press, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pihaknya ingin membuka Kuba “untuk warga Kuba-Amerika agar mereka bisa kembali dan membantu” pembangunan dan bantuan kemanusiaan di pulau itu.

Menurut data AP, pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan hubungan AS-Kuba yang meningkat setelah penerapan blokade ekonomi yang ketat dan tindakan hukum terhadap pejabat Kuba, termasuk dakwaan terhadap mantan Presiden Raúl Castro terkait insiden 1996.

Hingga laporan ini ditulis, pemerintahan AS disebut menawarkan bantuan kemanusiaan bersyarat dan dukungan infrastruktur, namun kondisi ekonomi di Kuba tetap memburuk menurut laporan media internasional.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim mengenai pembicaraan rahasia antara pejabat AS—yang menurut laporan termasuk keterlibatan pejabat intelijen—dengan perwakilan Kuba mengenai soal tahanan politik dan langkah transisi. Laporan tersebut juga menyebutkan penolakan pemerintahan Kuba untuk mundur atau bernegosiasi soal isu-isu tertentu.

Sumber lokal menyebutkan terjadi kelangkaan barang pokok dan tekanan sosial di beberapa kota, namun rincian dampak kebijakan luar negeri AS terhadap kehidupan sehari-hari masih beragam antarwilayah.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari pemerintah Kuba dan rincian lengkap tawaran yang disebutkan oleh pemerintahan AS, serta upaya konkret yang memungkinkan warga Kuba-Amerika untuk kembali dan berkontribusi di pulau tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang beredar; pengembangan situasi akan terus dipantau dan dilaporkan ketika informasi baru tersedia.

Photo by: El gringo photo, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.