Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Trump: AS Hantam Iran ‘Sangat Keras’ untuk Hormati Prajurit yang Tewas

Admin July 20, 2026 at 08:09
Trump: AS Hantam Iran ‘Sangat Keras’ untuk Hormati Prajurit yang Tewas

Berdasarkan laporan, Presiden AS Donald Trump menyatakan serangan terbaru terhadap Iran dilakukan untuk menghormati anggota dinas Amerika yang baru-baru ini tewas. Menurut data yang dikutip dari media AS, Trump mengatakan “we hit them very hard again tonight, and we did that in honour of the, probably three, it’s probably three great patriots” dan menambahkan bahwa pihaknya “feel very badly” atas kematian tersebut. Hingga laporan ini ditulis, beberapa sumber melaporkan bahwa militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap sasaran yang terkait Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai pembalasan, namun hal ini belum dapat diverifikasi secara independen. Menurut data yang dikompilasi beberapa media, konflik berkepanjangan telah menyebabkan belasan personel AS tewas; angka pasti masih beragam antar laporan dan belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan gangguan pada pelayaran di Selat Hormuz dan tekanan pada pasar energi sebagai dampak eskalasi, sementara beberapa laporan juga menyinggung ancaman untuk menghancurkan infrastruktur Iran jika tuntutan AS tidak dipenuhi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan saat informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: Ivan Hassib, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.