Serangan Israel di Gaza: 8 Orang Gugur Meski Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan dari sumber medis dan saksi mata, gelombang serangan baru oleh pasukan Israel di Jalur Gaza pada Senin menewaskan delapan orang.
Menurut data yang dihimpun oleh rumah sakit setempat, delapan orang gugur, termasuk seorang wanita dan putrinya yang masih kecil, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. Sumber medis menyebutkan bahwa sejumlah korban terluka berada dalam kondisi ringan hingga sedang, dengan laporan awal menyebut 27 orang terluka akibat satu serangan di kawasan Al-Mawasi.
Sumber lokal menyebutkan serangan menargetkan tenda-tenda tempat tinggal keluarga pengungsi di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan. Saksi mata mengatakan satu serangan drone juga mengenai tenda di pantai Al-Mawasi, menyebabkan kerusakan parah pada tenda dan barang-barang milik pengungsi.
Hingga laporan ini ditulis, rangkaian serangan terus terjadi meski gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober lalu. Pihak militer Israel menyatakan menargetkan unsur militan, namun pihak medis dan saksi melaporkan adanya korban sipil.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim mengenai tujuan serangan dan identitas korban. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan termasuk jumlah pasti korban dan kronologi setiap serangan.
Selain insiden di Gaza selatan, laporan juga menyebutkan seorang remaja berusia 15 tahun gugur dalam sebuah operasi militer di dekat Ramallah, Tepi Barat. Dampak berkelanjutan dari serangan ini semakin memperburuk kondisi pengungsi dan kebutuhan kemanusiaan di wilayah yang sudah lama menderita akibat konflik.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel