Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Senat AS Setujui Resolusi yang Membatasi Wewenang Trump dalam Perang di Timur Tengah

Admin May 20, 2026 at 14:04
Senat AS Setujui Resolusi yang Membatasi Wewenang Trump dalam Perang di Timur Tengah

Berdasarkan laporan, Senat Amerika Serikat pada Selasa malam menyetujui secara prosedural sebuah resolusi yang membatasi kewenangan Presiden Donald Trump untuk melanjutkan aksi militer di kawasan Timur Tengah. Menurut data dari pemungutan suara, resolusi itu lolos dalam suara 50 berbanding 47.

Sumber lokal menyebutkan bahwa langkah ini dipandang sebagai upaya Kongres untuk menegaskan kembali kewenangan legislatif atas keputusan perang, setelah meningkatnya kekhawatiran publik atas biaya besar dan arah konflik yang dinilai tidak jelas. Resolusi yang dipimpin oleh Senator Tim Kaine menegaskan bahwa tindakan militer terhadap Iran dan afiliasinya memerlukan otorisasi Kongres sesuai dengan ketentuan War Powers Act.

Hingga laporan ini ditulis, keputusan tersebut masih menghadapi rintangan signifikan: harus disetujui oleh DPR yang dikendalikan Partai Republik dan kemungkinan akan menghadapi veto presiden, yang hanya dapat dielakkan dengan dukungan dua pertiga di masing-masing kamar.

Menurut data yang beredar, dukungan terhadap langkah ini datang setelah empat senator Partai Republik memilih untuk bergabung dengan mayoritas Demokrat, sementara seorang senator Demokrat tercatat menentang. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait rincian suara dari setiap anggota kongres.

Tim redaksi masih memverifikasi laporan lebih lanjut mengenai implikasi hukum dan politik dari langkah ini serta reaksi resmi Gedung Putih dan DPR. Laporan tentang dampak militer atau adanya korban akibat eskalasi terbaru juga belum dapat diverifikasi secara independen.

Photo by: Ramaz Bluashvili, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.