Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

PM Israel Didesak Mundur Saat Berpidato di Upacara Militer, Teriakan Protes Gema

Admin June 26, 2026 at 03:06
PM Israel Didesak Mundur Saat Berpidato di Upacara Militer, Teriakan Protes Gema

Berdasarkan laporan Anadolu Agency dan Yedioth Ahronoth, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat seruan agar mundur saat menyampaikan pidato pada upacara kelulusan perwira tempur di pangkalan militer Bahad 1 di selatan Israel. Menurut data dari liputan acara, beberapa hadirin meneriakkan tuntutan pengunduran dirinya saat Netanyahu berbicara.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengatakan Israel berada “di puncak perang regional yang berkelanjutan” dan mengklaim bahwa negara itu telah “berhasil mengubah aturan permainan di kawasan, mematahkan penghalang ketakutan, dan membuktikan kekuatan cengkeraman besinya.” Pernyataan itu disampaikan di tengah suasana tegang saat upacara.

Sumber lokal menyebutkan teriakan protes tersebut berkaitan dengan gelombang demonstrasi yang terus berlangsung di sejumlah kota Israel sejak beberapa waktu terakhir, dengan pengunjuk rasa mengecam kebijakan pemerintahan Netanyahu terkait perang dan tudingan penyalahgunaan kekuasaan. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih jauh mengenai jumlah orang yang meneriakkan tuntutan maupun apakah ada keterlibatan organisasi politik tertentu.

Selain insiden di Bahad 1, laporan dari media Israel menyebutkan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz pada kesempatan lain menegaskan bahwa Angkatan Pertahanan Israel (IDF) akan mempertahankan zona penyangga keamanan di Lebanon, Suriah, dan Gaza untuk melindungi warga Israel, serta memperingatkan Iran bahwa setiap serangan akan dibalas untuk menegaskan “kesenjangan kekuatan”. Belum dapat diverifikasi secara independen pernyataan lanjutan dari pejabat terkait implikasi kebijakan tersebut.

Sumber lokal juga menyebutkan empat orang ditahan selama demonstrasi anti-pemerintah di Paris Square, Yerusalem Barat, yang tergambar dalam rekaman dan foto-foto liputan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai tindakan lebih lanjut dari pemerintah atau keputusan politik seperti pengunduran diri. Tim redaksi masih memverifikasi semua rincian dan akan mengabarkan perkembangan terbaru bila informasi tambahan tersedia.

Catatan: Laporan ini disusun berdasarkan gabungan sumber internasional dan media Israel; beberapa klaim dan pernyataan resmi masih perlu dikonfirmasi pihak ketiga. Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang beredar di media sosial dan siaran langsung acara.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.