Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kelompok HAM Israel Mendesak Pemeriksaan Kesehatan Independen bagi Dokter Gaza

Admin August 6, 2026 at 07:04
Kelompok HAM Israel Mendesak Pemeriksaan Kesehatan Independen bagi Dokter Gaza

Berdasarkan laporan, Physicians for Human Rights Israel (PHRI) mengajukan petisi ke pengadilan administratif untuk meminta sistem penjara Israel mengizinkan pemeriksaan oleh dokter independen terhadap Dr. Hussam Abu Safiya, kepala Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza.

Menurut data, Abu Safiya ditahan sejak serangan pada akhir 2024 dan disebutkan ditangkap dari Kamal Adwan tanpa dakwaan resmi atau proses pengadilan. Sumber lokal menyebutkan kondisi kesehatannya memburuk secara drastis sejak penahanan, dengan laporan mengenai penurunan berat badan yang signifikan dan cedera yang diduga akibat penyiksaan dan kelalaian medis.

PHRI berargumen bahwa evaluasi medis independen diperlukan segera untuk menilai kondisi fisik dan mental Abu Safiya, serta untuk menentukan kebutuhan perawatan yang tepat. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi bahwa otoritas penjara telah mengizinkan pemeriksaan independen dan klaim tentang kondisi kesehatannya belum dapat diverifikasi secara independen.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait penahanan dan kondisi terkini Dr. Abu Safiya.

Photo by: Pavel Danilyuk, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.