Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Perang Iran Live: AS Tembak Drone Iran dan Serang Situs Radar

Admin June 6, 2026 at 08:06
Perang Iran Live: AS Tembak Drone Iran dan Serang Situs Radar

Berdasarkan laporan, militer AS mengatakan telah menembak jatuh empat drone serang satu arah asal Iran di Selat Hormuz dan menyerang dua situs radar pesisir di Goruk dan Pulau Qeshm. Aksi ini, menurut pernyataan militer AS, dilakukan sebagai respons terhadap “ancaman langsung” terhadap lalu lintas maritim dan serangan drone Iran yang menewaskan satu orang dan melukai sekitar 60 orang di Bandara Internasional Kuwait.

Menurut data PBB, sekitar 1,4 juta orang di Lebanon membutuhkan bantuan akibat serangkaian serangan Israel terhadap negara itu, sebuah situasi yang memperburuk ketegangan regional. Sumber lain melaporkan adanya blokade pelabuhan Iran oleh kekuatan AS dan pembatasan terhadap armada bayangan Iran sebagai bagian dari tekanan yang lebih luas.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan AS menargetkan infrastruktur pengawasan pesisir yang dianggap digunakan untuk mengarahkan sistem senjata. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana kerusakan dan korban jiwa di lokasi-lokasi yang diserang, dan pihak berwenang Iran belum memberikan rincian yang lengkap.

Hingga laporan ini ditulis, negosiasi gencatan senjata dilaporkan mengalami kebuntuan: pihak AS dan sekutunya menyatakan sedang menekan Iran secara militer dan ekonomi, sementara Iran disebut menuntut pembebasan aset beku dan penghentian serangan di Lebanon sebagai syarat pembicaraan. Hezbollah dilaporkan menolak beberapa usulan gencatan yang diajukan oleh mediator internasional.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian tentang identitas korban dalam serangan di Kuwait dan klaim-klaim kerusakan dari kedua belah pihak. Beberapa laporan lapangan belum dapat dikonfirmasi secara independen dan masih menunggu konfirmasi resmi.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula klaim tentang pengurangan kapabilitas misil Iran yang dikemukakan oleh beberapa pejabat AS. Kondisi di lapangan dan dampak kemanusiaan lebih luas, termasuk kebutuhan mendesak di Lebanon, terus menjadi perhatian komunitas internasional.

Sumber-sumber yang dikutip dalam laporan ini termasuk pernyataan militer AS, laporan media internasional, dan data PBB. Tim redaksi akan memperbarui berita ini ketika informasi baru dan verifikasi tambahan tersedia.

Photo by: Pixabay, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.