Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PBB: Lebih dari 150 Warga Palestina Gugur di Gaza Bulan Lalu

Admin August 4, 2026 at 07:04
PBB: Lebih dari 150 Warga Palestina Gugur di Gaza Bulan Lalu

Berdasarkan laporan dari kantor Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Farhan Haq, tercatat lebih dari 150 warga Palestina gugur di Jalur Gaza selama bulan lalu akibat serangan udara Israel, angka tertinggi secara bulanan sejak awal tahun.

Menurut data yang disampaikan, meskipun gencatan senjata yang diberlakukan pada Oktober 2025, pelanggaran terus terjadi. Hingga laporan ini ditulis, jumlah korban mencapai sekitar 1.250 orang, mayoritas warga Palestina yang gugur. Kerusakan pada infrastruktur medis serta pembatasan pasokan yang diberlakukan oleh pihak Israel dilaporkan telah menciptakan kekurangan kritis dalam layanan kesehatan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan menimpa kawasan permukiman dan fasilitas kesehatan, menyebabkan korban sipil dan kerusakan berat. Klaim rinci mengenai insiden tertentu dan angka korban tambahan belum dapat diverifikasi secara independen, dan tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan tersebut.

Berdasarkan laporan resmi PBB, pernyataan ini menyoroti memburuknya krisis kemanusiaan di Gaza dan kebutuhan mendesak akan akses kemanusiaan yang aman.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.