Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Kementerian Luar Negeri Palestina Kutuk Intersepsi Armada ‘Ashtul al-Sumud’ dan Mendesak Sanksi Internasional terhadap Israel

Admin May 20, 2026 at 06:05
Kementerian Luar Negeri Palestina Kutuk Intersepsi Armada ‘Ashtul al-Sumud’ dan Mendesak Sanksi Internasional terhadap Israel

Berdasarkan laporan, Kementerian Luar Negeri Palestina pada hari ini mengecam tindakan pasukan Israel yang mencegat kapal-kapal yang tergabung dalam apa yang disebut ‘Ashtul al-Sumud’ (Armada Keteguhan) yang menuju ke Gaza dan menahan para peserta di perairan internasional. Menurut data yang dipublikasikan di situs resmi kementerian, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius yang dikategorikan sebagai ‘kejahatan perang’ dan menuntut respons internasional yang cepat, termasuk pemberlakuan sanksi hukum yang bersifat pencegahan dan penghukuman.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kapal-kapal itu membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza dan bahwa beberapa peserta ditahan setelah intersepsi. Belum dapat diverifikasi secara independen lokasi pasti insiden dan jumlah orang yang ditahan atau dampak operasional lainnya.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang Israel mengenai rincian operasi atau jumlah peserta yang ditahan, dan tidak ada keterangan independen yang mengkonfirmasi klaim kerusakan atau korban jiwa.

Kementerian Luar Negeri Palestina menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Keamanan, dan komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera, menyelidiki insiden tersebut, serta menjatuhkan sanksi hukum yang tegas terhadap pelanggaran yang disebutkan. Pernyataan kementerian juga menegaskan perlunya perlindungan bagi misi kemanusiaan dan penegakan hukum internasional di laut.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang disampaikan pihak-pihak terkait dan akan memperbarui berita ini bila ada informasi resmi atau bukti independen yang tersedia.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.