Mesir Capai Kesepakatan Awal dengan IMF untuk Pendanaan Baru $1,64 Miliar
Berdasarkan laporan, Pemerintah Mesir mengumumkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Dana Moneter Internasional (IMF) yang dapat membuka pendanaan baru sekitar $1,64 miliar, Selasa.
Menurut data, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly menyatakan bahwa pemerintah dan misi IMF telah mencapai kesepakatan di tingkat staf (staff-level agreement) untuk tinjauan ketujuh program Extended Fund Facility (EFF) serta tinjauan kedua di bawah Resilience and Sustainability Facility (RSF).
EFF adalah salah satu program utama IMF yang dirancang untuk mendukung negara-negara yang menghadapi masalah neraca pembayaran jangka panjang dengan imbalan pelaksanaan reformasi ekonomi yang bertujuan mempromosikan stabilitas dan keberlanjutan. RSF merupakan fasilitas yang mendukung ketahanan dan keberlanjutan fiskal, menurut data.
Kesepakatan awal ini masih harus mendapatkan persetujuan Dewan Eksekutif IMF sebelum dana dapat dicairkan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggal yang diumumkan untuk keputusan Dewan Eksekutif tersebut.
Pernyataan resmi pemerintah menyebutkan jumlah $1,64 miliar sebagai potensi pembiayaan baru, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa proses persetujuan di tingkat lembaga internasional dan pemenuhan sejumlah syarat teknis oleh otoritas Mesir menjadi bagian dari langkah yang harus dilalui sebelum pencairan dana.
Analis mengatakan bahwa dana tersebut diharapkan membantu memperkuat cadangan devisa dan mendukung upaya reformasi, meskipun detail rinci tentang kondisi kebijakan yang disepakati belum dipublikasikan secara lengkap. Tim redaksi masih memverifikasi perincian lebih lanjut dan menunggu konfirmasi resmi dari IMF serta Dewan Eksekutifnya.
Photo by: Monstera Production, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel