Menteri Pertahanan Inggris Pertahankan Pernyataan Soal Kejahatan Perang Israel
Berdasarkan laporan Anadolu, Menteri Pertahanan Inggris yang baru, Wes Streeting, pada Rabu mempertahankan pernyataannya sebelumnya yang menuduh Israel melakukan kejahatan perang. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Farnborough International Airshow, di mana Streeting menegaskan ia tidak bermaksud menarik kembali kata-katanya yang sudah tercatat.
Menurut data pernyataan yang terekam, Streeting mengatakan Israel harus dinilai dengan standar yang sama yang diterapkan kepada Inggris dan sekutu lainnya, sambil menegaskan bahwa negara itu memiliki hak untuk membela diri. Saat ditanya apakah ia tetap pada pernyataannya bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang setelah diangkat sebagai menteri pertahanan, Streeting menjawab bahwa ia tidak menjauhkan diri dari komentar tersebut dan bahwa kekhawatirannya terhadap tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat telah ia sampaikan dengan sangat jelas.
Sumber lokal menyebutkan bahwa pernyataan tersebut memicu reaksi beragam, termasuk dari kalangan politik di London dan dari komunitas internasional yang mengikuti perkembangan di wilayah konflik. Hingga laporan ini ditulis belum ada rincian tambahan dari pihak Kementerian Pertahanan Inggris mengenai dasar bukti yang mendukung tuduhan kejahatan perang tersebut.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah klaim mengenai kejahatan perang yang disebut Streeting didasarkan pada temuan investigasi formal, laporan intelijen, atau penilaian kebijakan internal. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan tambahan dan tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait.
Berdasarkan laporan, pernyataan Streeting menjadi sorotan karena posisinya yang baru sebagai kepala kebijakan pertahanan, dan pernyataan itu bisa berdampak pada hubungan militer dan diplomatik antara Inggris dan sekutu-sekutu di kawasan.
Photo by: Nothing Ahead, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel