Menteri Israel Ikut Aksi di Perbatasan Gaza, Mendesak Kembalikan Pemukiman yang Ditarik 2005
Berdasarkan laporan dari Haaretz dan Ynet, sejumlah menteri kabinet Israel dan anggota parlemen dari koalisi mengikuti unjuk rasa dekat perbatasan Gaza untuk menuntut kembalinya pemukiman Yahudi yang dievakuasi pada 2005. Menurut data Ynet, kegiatan itu diorganisir oleh gerakan Nachala dan menarik ratusan hingga ribuan peserta di kawasan pantai Zikim, di tepi Jalur Gaza.
Sumber lokal menyebutkan bahwa tokoh-tokoh yang hadir termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, serta beberapa anggota Knesset lainnya yang menyuarakan tuntutan agar komunitas seperti Elei Sinai, Dugit, dan Nisanit dibangun kembali. Para peserta berargumen, menurut pernyataan yang dikutip media, bahwa ketiadaan kehadiran sipil Israel di Gaza menjadi salah satu faktor penyebab serangan 7 Oktober.
Berdasarkan laporan, militer Israel mencabut otorisasi untuk memasuki kawasan tersebut beberapa menit sebelum aksi dimulai dan menyebut area itu sebagai zona militer tertutup. Meskipun demikian, penyelenggara mengatakan unjuk rasa itu adalah demonstrasi legal untuk menunjukkan dukungan publik bagi pemukiman kembali. Hingga laporan ini ditulis, belum ada informasi independen yang mengkonfirmasi apakah ada upaya masuk ke dalam wilayah Gaza oleh para demonstran.
Peristiwa ini terjadi di tengah gelombang serangan udara dan krisis kemanusiaan yang berlanjut di Gaza, serta negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim bahwa kembalinya pemukiman akan meningkatkan keamanan atau mencegah serangan di masa depan; analisis tentang dampak kebijakan semacam itu masih menjadi perdebatan publik dan politik.
Tim redaksi masih memverifikasi jumlah pasti peserta, daftar lengkap pejabat yang hadir, dan apakah terdapat insiden keamanan selama demonstrasi. Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa atau luka di antara peserta aksi yang dapat dikonfirmasi oleh sumber resmi.
Photo by: Mohammed Abubakr, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel