Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Ledakan Mematikan pada Minibus di Jaramana, Dekat Damaskus

Admin August 7, 2026 at 03:05
Ledakan Mematikan pada Minibus di Jaramana, Dekat Damaskus

Berdasarkan laporan, sebuah perangkat peledak yang dipasang di dalam sebuah minibus meledak di distrik Rauda, Jaramana, pinggiran tenggara Damaskus pada 6 Agustus 2026.

Menurut data dari Al Jazeera, Associated Press dan News.az, ledakan itu menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 13 lainnya. Sumber lokal menyebutkan ledakan terjadi pada jam sibuk di kawasan komersial yang padat di kota yang berpenduduk campuran Druze dan Kristen.

Beberapa laporan lain menyebut angka korban berbeda; menurut Shafaq News dan pengamat lainnya jumlah korban bisa lebih tinggi, dengan laporan awal menyebutkan tujuh sampai delapan korban. Hingga laporan ini ditulis, penyebab pasti ledakan dan identitas pelaku masih dalam penyelidikan, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua korban berasal dari komunitas tertentu, namun laporan awal menyebut dua orang tewas. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui berita jika informasi tambahan tersedia.

Photo by: Baraa Obied, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.