Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Laporan: Pentagon Kirim Email ke Ahli Militer Mencari Cara ‘Menghukum’ Iran

Admin August 4, 2026 at 10:03
Laporan: Pentagon Kirim Email ke Ahli Militer Mencari Cara ‘Menghukum’ Iran

Berdasarkan laporan yang dikutip oleh Middle East Eye dan sumber media internasional lainnya, Pentagon dilaporkan mengirimkan email kepada para ahli militer untuk mengumpulkan ide-ide tentang cara “menekan dan menghukum” Iran.

Menurut data dari CNN yang dikutip, sebuah email dari salah satu perwira di cabang intelijen US Central Command (Centcom) berbunyi bahwa mereka “mencari cara-cara baru yang kreatif dan tidak konvensional untuk menekan dan menghukum Iran.” Pernyataan ini muncul di tengah kebuntuan strategi militer AS terhadap Tehran.

Hingga laporan ini ditulis, juru bicara Centcom menyatakan bahwa inisiatif semacam itu bukanlah hal yang tidak biasa dan bahwa komando tersebut “memiliki sejarah panjang dalam berpikir dan bekerja dengan cara-cara inovatif.” Namun, isi email itu dinilai menunjukkan bahwa Pentagon mungkin tidak merencanakan konflik ini bakal berkepanjangan sejauh ini.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana ide-ide yang diminta akan diterapkan, dan apakah permintaan tersebut mencerminkan perubahan kebijakan formal di tingkat kabinet. Beberapa laporan lain yang beredar menyebutkan bahwa permintaan masukan ini mencerminkan kebuntuan strategi dan pencarian jalan keluar yang dapat diterima secara politik dan militer.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pihak militer sedang mempertimbangkan opsi-opsi yang lebih “kreatif” untuk mencapai tujuan politik tanpa memicu eskalasi langsung yang lebih luas. Tetapi detail teknis dan proposal yang diajukan masih belum dipublikasikan.

Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap dan dokumen terkait, termasuk apakah permintaan tersebut berasal dari perintah operasi tertentu atau inisiatif internal di Centcom. Hingga informasi lebih lanjut tersedia, klaim-klaim dalam laporan ini harus diperlakukan dengan hati-hati.

Belum dapat diverifikasi secara independen juga apakah langkah ini akan berujung pada tindakan militer baru atau justru menjadi dasar negosiasi diplomatik. Redaksi akan mengupdate berita ini jika ada konfirmasi resmi atau dokumen tambahan yang terungkap.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.